Macam – Macam Ahwal (4) Raja’

Raja’ atau harapan menurut Al Qusyairi adalah keterpautan hati kepada sesuatu yang diinginkannya terjadi di masa yang akan datang, seperti halnya takut juga berkaitan dengan apa yang akan terjadi dimasa datang. Hati menjadi hidup oleh harapan-harapan akan lenyapnya beban di hati. Harapan adalah melihat kegemilangan Ilahi dengan mata keindahan. Harapan adalah kedekatan hati kepada kemurahan Tuhan. Harapan berarti melihat pada kasih sayang Allah Yang Maha Meliputi. Al Ghazali memandang Raja’ sebagai senangnya hati karena menunggu Sang Kekasih datang kepadanya. Khawf dan Raja’ adalah dua kata yang senantiasa bergandengan dan tidak akan terputus, jika terputus bukan Khawf dan Raja’ namanya. Jika seseorang berkata, “Aku berharap terbitnya matahari disaat terbit dan aku takut terbenamnya disaat terbenam.”, ucapan itu menurut Al-Ghozali bukanlah Khawf dan Raja’ karena ada yang terputus. Tapi jika ada yang mengatakan,” Aku berharap turun hujan dan aku takut berhentinya.”, itulah ucapan yang menunjukkan keterpautan Khawf dan Raja’.

Abu Ali Al-Rudzbari  memandang Khawf dan Raja’ seperti sepasang sayap burung. Apabila takut dan harap keduanya tidak ada, maka si burung akan terlempar ke jurang kematiannya. Raja’ berarti suatu sikap mental optimisme dalam memperoleh karunia dan nikmat ilahi yang disediakan bagi hamba-hamba-Nya yang shaleh. Dalam pandangan Al Sarraj, Raja’ merupakan hal yang mulia. Kemuliaan hal ini ditunjukkan dalam firman-Nya,

” Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah”. (QS. Al-Ahzab : 21).

Firmannya yang lain

“Orang-orang yang mereka seru itu, mereka sendiri mencari jalan kepada Tuhan merekasiapa di antara mereka yang lebih dekat (kepada Allah) dan mengharapkan rahmat-Nya dan takut akan azab-Nya; sesungguhnya azab Tuhanmu adalah suatu yang (harus) ditakuti”. (QS. Al-Isra’ : 57)

Menurut Al-Sarraj Raja’ terdiri atas tiga bagian :

  1. raja’ bersama Allah (fi Allah)
  2. raja’ di dalam luasnya rahmat Allah (fi sa’ati rahmat Allah)
  3. raja’ di dalam pahala Allah (fi tsawab Allah).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s