Thariqat Qodiriyah

1. Pendiri dan sejarah Thariqat Qodiriyah

Qodiriyah adalah nama thariqat yang diambil dari nama pendirinya yaitu ‘Abd al-Qadir al-Jilani al-ghawst atau quthb al-awliya. Thariqat ini menempati posisi yang amat penting dalam sejarah spiritualitas Islam karena tidak saja sebagai pelopor lahirnya organisasi thariqat , tetapi juga cikal bakal munculnya berbagai cabang thariqat di dunia Islam.

Nama lengkap dan silsilah Syaikh ‘Abd al-Qadir al-Jilani sampai ke Nabi Muhammad SAW  adalah Abu Muhammad Abd al Qadir Jilani ibn Abi Shalih ibn Musa ibn Janki Dusat (Janka Dusat) ibn Abi Abdillah ibn Yahya Al Zahid ibn Muhammad ibn Dawud ibn Musa ibn Abd Allah al Mahdi ibn Hasan al Musanna ibn Hasan al Sibhti ibn Ali ibn Abi Thalib dan Fatimah Az Zahra al Batul binti Rasulullah SAW. Silsilah ini amat penting artinya dalam tradisi thariqat karena ‘darah biru’ spiritual harus bersambung sampai kepada Nabi Muhammad SAW. Di samping itu, bersambungnya silsilah tersebut merupakan indicator bahwa thariqat tersebut dianggap muktabar. Makanya, di Indonesia terutama di kalangan Nahdatul Ulama, ada kumpulan thariqat yang muktabarah. Yaitu thariqat yang memiliki silsilah kepada Nabi Muhammad SAW.

Syaikh ‘Abd al-Qadir adalah tokoh yang terkemuka dalam bidang tasawuf dan sekaligus pendiri thariqat Qodiriyah. Dia juga tokoh yang melakukan pembaruan tasawuf dalam Islam karena sebelumnya para sufi lebih menekankan pada amalan individu tidak berkelompok dan terorganisir dengan baik.
2. Ajaran Thariqat Qodiriyah

Pada dasarnya ajaran Syaikh ‘Abd al-Qadir Jilani tidak ada perbedaan yang mendasar dengan ajaran pokok islam, terutama golongan Ahlussunnah Wal Jama’ah. Sebab, Syaikh ‘Abd al-Qadir Jilani adalah sangat menghargai para pendiri madzhab fikih yang empat dan teologi Asy’ariyah. Dia sangat menekankan pada tauhid dan akhlak yang terpuji Ajaran Syaikh ‘Abd al-Qadir selalu menekankan pada pensucian diri dari nafsu dunia. Karena itu, dia memberikan beberapa petunjuk untuk mencapai kesucian diri yang tertinggi.

Adapun beberapa ajaran tersebut adalah :

  1. Taubat, menurut Syaikh ‘Abd al-Qadir, taubat bagaikan air yang menghilangkan najis, begitu juga taubat menghilangkan dosa dan kotoran maksiat.
  2. Zuhud, menurut Syaikh ‘Abd al-Qadir, zuhud ada 2 macam yaitu : zahid hakiki (mengeluarkan dunia dari hatinya) dan mutazahid zhuwari / zuhud lahir (mengeluarkan dunia dari hadapannya).
  3. Tawakal, hakikat tawakal adalah menyerahkan segala urusan kepada Allah dan membersihkan diri dari gelapnya pilihan, tunduk dan patuh kepada hokum dan takdir.
  4. Syukur, menurut Syaikh ‘Abd al-Qadir, hakikat syukur adalah mengakui nikmat Allah karena Dialah Pemiliki karunia dan pemberian sehingga hati mengakui bahwa segala nikmat berasal dari Allah dan patuh kepada syariat-Nya.
  5. Sabar, menurut Syaikh ‘Abd al-Qadir, sabar ada 3 macam yaitu : bersabar kepada Allah dengan melaksanakan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya; bersabar bersama Allah yaitu bersabar terhadap ketetapan Allah dan perbuatan-Nya terhadapmu dari berbagai kesulitan dan musibah; bersabar atas Allah yaitu bersabar terhadap rezeki jalan keluar, kecukupan, pertolongan dan pahala yang dijanjikan Allah di akhirat.
  6. Ridho, yaitu kebahagiaan hati dalam menerima ketetapan (takdir).
  7. Jujur, yakni mengatakan yang benar dalam kondisi apapun, baik menguntungkan maupun yang tidak menguntungkan.
    3. Proses penyebaran Thariqat Qodiriyah

Proses masuknya thariqat Qodiriyah ke Indonesia dikisahkan lewat penyair besar Hamzah Fansuri. Indikasi  bahwa thariqat Qodiriyah bertahan di Aceh setelah hamzah. Sekitar tahun 1645, Syaikh Yusuf Makassar singgah di Aceh dalam perjalanannya di Sulawesi ke Makkah dan ia masu thariqat Qodiriyah di sana, seperti yang ditulisnya dalam Risalah Safinah al-Najat. Namun, sebenarnya pengaruh thariqat Qodiriyah sudah sejak lama di Jawa sebelum Hamzah Fansuri. Menurut tradisi rakyat daerah Cirebon, Syaikh ‘Abd al-Qadir  Jilani sendiri pernah datang ke Jawa.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s